Tanaman buah ini memang banyak kita jumpai di pedesaan-pedesaan khususnya daerah pulau jawa, bahkan ada beberapa sumber yang mengatakan buah juwet ini merupakan tanaman berbuah yang berasal dari Indonesia. Tanaman Buah Juwet atau yang biasa disebut buah jamblang atau duwet ini memiliki keunikan pada buahnya yang berbentuk lonjong mirip dengan anggur hitam, berwarna ungu hingga hitam dengan rasa yang sepat masam hingga manis. Selain itu, dibalik bentuk dan rasanya yang unik, ternyata buah juwet ini sangat bermanfaat untuk kesehatan kita diantaranya untuk Mengobati Diare, Sariawan, dan Menyembuhkan Luka Diabetes juga lho…keren juga ya…?!.

Tanaman buah pemilik nama ilmiah Syzigium cumini ini merupakan salah satu jenis pohon buah dari suku jambu-jambuan yang berasal dari kawasan India Timur dan tumbuh dengan baik di wilayah tropis. Tanaman buah juwet hitam dapat tumbuh dengan optimal di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter diatas permukaan air laut. Pohon juwet mempunyai batang yang cukup tebal dengan pertumbuhan yang bengkok, dan mempunyai cabang banyak. Bagian daunnya berwarna hijau, tebal, lebar, dan memiliki pertulangan menyirip. tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai 10–20 meter.
Bunga tanaman buah Juwet Hitam tumbuh di ketiak daun dan pada ujung percabangan. Kelopak buahnya berwarna hijau muda dan mempunyai bentuk lonceng. Untuk Mahkota bunga buah juwet berbentuk bulat telur, serta memiliki benang sari berwarna putih yang berbau harum. Tanaman buah juwet ini menghasilkan buah yang berbentuk berbentuk lonjong dan berukuran sekitar 2–3 cm.
Buahnya mempunyai warna hijau ketika masih muda, dan akan berubah menjadi ungu kehitaman ketika sudah matang. Daging buahnya mempunyai warna putih, juicy. untuk soal rasa, buah juwet mempunyai percampuran manis, masam, dan sepat.

Manfaat Buah Duwet:
1. Obat diabetes
Buah jamblang digunakan sebagai obat diabetes oleh para ahli kesehatan alternatif. Secara ilmiah, buah jamblang memiliki indeks glikemik rendah. Hal itulah yang membuatnya menjadi pilihan tepat bagi para penderita diabetes. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam the Complement Ther Med tentang efek anti diabetes buah jamblang.
Studi tersebut menunjukkan bahwa buah jamblang memiliki potensi yang signifikan sebagai bahan obat diabetes. Studi lain menunjukkan bahwa biji buah jamblang bisa menurunkan kadar gula darah sebesar 30%. Manfaat buah ini dikaitkan dengan menurunkan risiko komplikasi akibat diabetes.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh dan kekuatan tulang
Tak menyangka, bukan? Buah jamblang mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti kalsium, zat besi, kalium dan vitamin C. kandungan tersebut membuat buah jamblang baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kekuatan tulang.
3. Mencegah penyakit jantung
Selain kandungan nutrisi di atas, buah jamblang juga sarat dengan kandungan asam ellagic (ellagitannins), anthocyanins, dan anthocyanidins yang berfungsi sebagai anti inflamasi. Senyawa tersebut juga berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah oksidasi kolesterol dan formasi plak yang memicu penyakit jantung. Selain itu buah jamblang merupakan sumber kalium. Buah jamblang sebanyak 100gr mengandung 55mg kalium yang membantu mencegah hipertensi yang juga menjadi pemicu penyakit jantung.
4. Obat infeksi
Bagian lain dari buah jamblang seperti daun, kulit , batang dan biji secara tradisional digunakan sebagai obat infeksi karena bakteri. Tanaman jamblang menyimpan senyawa seperti asam malat, asam galat, asam oksalat dan tanin. Kandungan senyawa tersebut berfungsi sebagai antimalaria, sifat antibakteri dan gastroprotektif.
5. Melancarkan pencernaan dan kesehatan mulut
Daun pohon jamblang dalam dunia pengobatan tradisional telah digunakan untuk mengobati diare dan maag. Daun tersebut memiliki sifat antibakteri sehingga dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi gangguan kesehatan mulut.
6. Mencegah kanker
Beberapa studi telah menyelidiki sifat chemoprotective dari buah jamblang. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti Jagetia GC menunjukkan bahwa ekstrak buah jamblang mampu menghambat radiasi yang disebabkan oleh generasi radikal bebas yang menjadi penyebab kanker.
Di beberapa daerah di Indonesia, buah juwet dikenal dengan nama yang berbeda-beda antara lain: jambu kling (Gayo), jambe kleng (Aceh), jambu kalang (Minang kabau), jamblang (Betawi dan Sunda), juwet, duwet, duwet manting (Jawa), dhalas (Madura), juwet (Bali), klayu (Sasak), duwe (Bima), jambulan (Flores), raporapo jawa (Makasar), alicopeng (Bugis), dan jambula (Ternate).
Sumber:julabenihmurah.com